Archive for February 2020

Pronomina orang (le pronom personnel)

Bahasa Prancis memiliki beberapa macam kata ganti orang. Ada sebagai subjek dan ada pula sebagai pelengkap penderita atau penyerta. Bahkan ada kata ganti orang yang bertujuan untuk menegaskan sesuatu hal. Untuk lebih jelasnya ikutilah  uraian berikut. Contoh :

Orang melihat saya. Orang memberi saya.

Kedua kata tercetak miring adalah pronomina orang. Kalimat pertama “saya” adalah pelengkap penderita. Kalimat kedua “saya” adalah pelengkap penyerta. Contoh lain :

1) Saya memberi sebuah buku kepada Paul. Saya memberi Paul sebuah buku.
2) Dia duduk dekat jendela, orang tidak bisa menghilangkan “dekat”. “Jendela” bukanlah pelengkap penyerta, tetapi dalam hal ini orang bicara mengenai keterangan tempat “dekat jendela”.

Dalam bahasa Indonesia tidak ada perbedaan, semua bentuk untuk pelengkap penyerta dan penderita adalah sama. Dalam bahasa Prancis berbeda tergantung pada fungsinya. Pada contoh berikut, bentuk pronomina tercetak dengan huruf miring.

Bentuk kata ganti orang sebagai pelengkap penderita yaitu:
on me voit - orang melihat saya
on te voit - orang melihat kamu
on le voit - orang melihat dia (m)
on la voit - orang melihat dia (f)
on nous voit - orang melihat kami
on vous voit - orang melihat anda
on les voit - orang melihat mereka (m)
on les voit - orang melihat mereka (f).

Bentuk kata ganti orang sebagai pelengkap penyerta yaitu:
on me donne - orang memberi saya
on te donne - orang memberi kamu
on lui donne - orang memberi dia (m)
on lui donne - orang memberi dia (f)
on nous donne - orang memberi kami
on vous donne - orang memberi anda
on leur donne - orang memberi mereka (m)
on leur donne - orang memberi mereka (f).

Remarque.
Orang memberinya (=kepadanya/m)/Orang memberinya (kepadanya/f). Dan ini harus dilakukan secara konsekwen. Contoh :

On nous donne. - Orang memberi kita.
On ne nous donne pas. - Orang tidak memberi kita.
Nous donne-t-on? - Apakah orang memberi kita?
On nous a donné. - Orang telah memberi kita.
Nous a-t-on donné? - Apakah orang telah memberi kita?
On ne nous a pas donné - Orang telah tidak memberi kita
Ne nous a-t-on pas donné? - Apakah orang telah tidak memberi kita?

Jadi nous selalu dimuka bangun perseorangan. Pada contoh, nous di depan donne atau dimuka a, karena ini adalah bangun perseorangan. Dalam kalimat perintah menegaskan, pelengkap penderita/penyerta yang memakai pronomina orang, diletakkan dibelakang bangun perseorangan.

Contoh :
Je te donne (saya memberi kamu). Nous lui demandons (kami memintanya). Le fais-tu? (apakah kamu membuat itu?) Ne les fume-t-il pas (apakah dia tidak merokok itu?) Tu lui as demande (kamu telah memintanya) dan sebagainya.

Dalam kalimat perintah ingkar, pronomina orang terletak didepan bangun perseorangan.
Contoh :
ne me donnez pas (janganlah memberiku), me lui demandez pas (jangan bertanya kepadanya), ne le fais pas (jangan melakukan itu).
Juga pada ungkapan voici dan voilà, kata ganti orang terletak di depan.

Me voici - di sini saya   les voilà – disana mereka
nous voici - disini kita     la voilà – disana dia (f)
le voici - disini dia     vous voilà – disana Anda/ kalian.

Kata ganti orang mencakup beberapa fungsi dalam kalimat antara lain sebagai subjek, pelengkap penyerta dan penderita. Juga bisa memberi penekanan kepada sesuatu hal. Agar jelas ikuti ringkasan berikut ini.

subjek pelengkap penyerta
je me
tu te
il lui
elle lui
nous nous
vous vous
ils leur
elles leur

pelengkap penderita bentuk menekankan
me moi
te toi
le lui
la elle
nous nous
vous vous
ils eux
elles elles

Untuk menekankan sesuatu hal, bahasa Prancis mempunyai bentuk kata ganti orang secara khusus, berbeda dengan kata ganti orang yang telah diuraikan dalam pelajaran sebelumnya.
 Contoh:
Je suis chez moi. - saya ada dirumah.
Tu es chez toi. - kamu ada dirumah.
il est chez lui. - dia (m) ada dirumah.
elle est chez elle. - dia (f) ada dirumah.
nous sommes chez nous. - kami ada dirumah.
vous etes chez vous. - kamu/anda ada dirumah.
ils sont chez eux. - mereka ada dirumah.
elles sont chez elles. - mereka ada dirumah.
Masih beberapa contoh :
Je joue avec toi. - saya bermain dengan kau.
Qui demeure chez vous? - Siapa tinggal dirumah kalian?
Je pense à elle. - saya memikirkan diri.
J’étais content de lui. - saya puas padanya.
Nous sortons sans eux. - Kami keluar tanpa mereka.
Il le recevait de moi. - Dia telah menerima itu dari saya.

Même
Dalam subbab masa kini, kita telah membahas mengenai périphrase grammaticale, yaitu bentuk yang menekankan sesuatu hal dianggap penting. Untuk memberi tekanan atas sesuatu kata benda dan terutama kata ganti orang masih ada cara lain yang dapat dilakukan yakni dengan menggunakan kata bantu même. Même bermakna “sendiri”.

Contoh :
Les garçons même ont vu que cet homme avait volé le vélo (Anak-anak lelaki sendiri telah melihat bahwa orang ini telah mencuri sepeda itu).
Di sini même digunakan untuk menekankan kata ganti orang sebagai subjek. 

Contoh lain :
Moi-même j’ai vu - saya sendiri telah melihat itu
Toi-même tu l’as vu - kamu sendiri telah melihat itu
Lui-même l’a vu - dia sendiri telah melihat itu
Elle-même l’a vu - dia sendiri telah melihat itu
Nous-mêmes nous l’avons vu -kami sendiri telah melihat itu
Vous-mêmes vous l’avez vu - anda sendiri telah melihat itu
Eux-mêmes l’ont vu - mereke sendiri telah melihat itu
Elles-mêmes l’ont vu - mereka sendiri telah melihat itu.

Le pronom personnel

Pronomina penghubung (le pronom relatif)

le pronom relatif : qui dan que
Sebuah kata ganti penghubung

a). memiliki hubungan dengan kata lain yang telah disebut;
b). terletak hubungan antara suatu kata dan suatu kalimat.

Contoh :
Maman qui travaille dans la cuisine, → qui adalah subjek.
Il voit le livre que Pierre à la main, → que adalah pelengkap penderita.

Dalam hal ini tidak ada perbedaan antara kata ganti penghubung jantan, betina, tunggal atau jamak, orang atau benda. Anda cukup memperhatikan fungsinya, dimana qui berfungsi sebagai subjek, sementara que sebagai pelengkap penderita. 

Contoh-contoh berikut dapat menjelaskan hal ini.

Le garçon qui est tombé. (qui adalah subjek).
Le garcon que mon frère a rencontré, est mon ami. (que adalah pelengkap penderita).
La femme qui porte ce chapeau, est ma tante. (qui adalah sub-jek).
La femme que tu salues, est la tante de mon ami. (que adalah pelengkap penderita).
Les livres qui sont chers, ne sont pas toujours intéressants. (qui adalah subjek).
Les livres que tu achètes, sont beaux. (que adalah pelengkap penderita).

Apakah suatu kata ganti penghubung itu? 
Suatu kata ganti penghubung adalah suatu kata yang memiliki hubungan dengan suatu kata yang telah disebutkan, yang dinamakan anteseden (dari bahasa Belanda)

Pada kalimat-kalimat :
1). Anak muda yang saya sapa, adalah keponakan saya.
2). Anak muda mengenai siapa saya bicara, adalah kawanmu.
3). Anak muda kepada siapa saya berikan itu, tinggal disebelah saya.
4). Anak muda yang saya lihat, tidak mempunyai ibu lagi.

Contoh yang ditulis dengan huruf miring adalah bentuk kata ganti penghubung. Pada kalimat-kalimat tersebut “yang” dan “siapa” memiliki hubungan dengan anteseden “anak muda”. Dari contoh-contoh tersebut orang dapat melihat bahwa :

1. 2 kalimat itu, masing-masing saling berhubungan;
2. suatu fungsi dijalankan dalam kalimat.

Pada kalimat 1) “yang” adalah subjek. Pada kalimat 2) “mengenai saya” adalah pelengkap kata perangkai. Pada kalimat 3) “kepada siapa” adalah pelengkap penyerta. Pada kalimat 4) “yang” adalah pelengkap penderita. 

Dan sekarang dalam bahasa Prancis :
1). Le garçon qui me salue est mon cousin.
2). Le garçon de qui (dont) je parle est ton ami.
3). Le garçon à qui je le donne demeure à coté de moi.
4). Le garçon que tu vois n’a plus de mère.

Pada pembahasan terdahulu diuraikan bahwa qui berfungsi sebagai subjek, sementara que sebagai pelengkap penderita. Pada kalimat 3) à qui adalah pelengkap penyerta. Bentuk qui kita temui pada setelah tiap kata depan, begitu juga dalam kalimat 2 sesudah de. De qui hampir selalu diganti dengan dont. 
Jadi kata ganti penghubung dalam anak kalimat mempunyai hubungan dengan seseorang, binatang, pelengkap atau benda dari kalimat induk (anteseden). Sehingga memiliki hubungan dengan sesuatu yang mendahului.
Exemple:
Elle porte la robe que son amie lui a donnée.
anteseden kata ganti penghubung
         kalimat induk             anak kalimat

Perhatikan dan pelajarilah contoh-contoh berikut.
Le garcon qui a acheté le livre .......(anteseden : tunggal jantan, orang)
La fille qu a acheté le livre .............(anteseden : tunggal betina, orang)
Les garcons qui ont acheté le livre .(anteseden : jamak jantan, orang)
Les filles qui ont acheté le livre.......(anteseden : jamak betina, orang)
La maison qui est à vendre.............(anteseden : tunggal betina, benda)
Les maisons qui sont à vendre........(anteseden : jamak betina, benda)

Peraturan
Kata ganti penghubung untuk orang dan benda, tunggal dan jamak adalah qui, sebagai fungsi dari kata ganti penghubung subjek.
Kata ganti penghubung untuk orang dan benda, tunggal dan jamak adalah que, sebagai fungsi dari kata ganti penghubung pelengkap penderita.
Untuk orang ada kata ganti penghubung setelah sebuah kata depan, seperti halnya qui tetapi untuk menggantikan de qui, orang menggunakan dont.

Bentuk dont banyak dijumpai pada kata kerja yang menggunakan ungkapan tetap, dengan kata depan de. Kata-kata kerja tersebut seperti :

membutuhkan – avoir besoin de
membicarakan mengenai – parler de
merasa berbahagia dengan – être heureux de
mengejek dengan – se moquer de
berhutang kepada – être coupable de
puas mengenai – être content de
tidak puas mengenai – être mécontent de
tidak bersalah kepada – être innocent de

Contoh :
saya membutuhkan buku anda – J’ai besoin de votre livre.
buku itu yang saya butuhkan – Le livre dont j’ai besoin.
aku puas dengan abangmu – Je suis content de ton frère.
abangmu mengenai siapa saya puas – Ton frère dont je suis content.

Untuk benda ada kata ganti penghubung sesudah kata depan lequel, laquelle, lesquels, lesquelles.
Kombinasi dengan kata depan à dan de menjadi bentuk ini : duquel, de laquelle, desquels, desquellesauquel, à laquelle, auxquels, auxquelles.
Juga untuk benda, orang lebih suka memakai dont daripada duquel, de laquelle, desquels, desquelles.

Pemakaian ce qui/ce que
Sampai saat ini kita telah membicarakan kata ganti penghubung dan anteseden.
aku tidak tahu apa dimilikinya. – je ne sais pas ce qu’il a.
Pada pertanyaan tidak langsung, pronomina penanya dan anteseden terletak berdekatan.
Dites-moi ce qui s’est passé. – Katakan kepadaku apa yang telah terjadi.
Dites-moi ce qu’il a dit. - Katakan kepada saya apa yang telah dia katakan.

Le pronom relatif

Pronomina penunjuk (le pronom démonstratif)

Dalam bahasa Indonesia digunakan “ini” untuk menunjuk benda yang “dekat” , dan kata “itu” menunjuk benda yang “jauh” dari kita. Dalam bahasa Prancis, kata-kata demikian diterjemahkan dalam beberapa bentuk seperti ce, cet, cette, ces. Semuanya ini bisa berarti “ini” dan “itu”. Bentuk yang digunakan sangat tergantung pada kata bendanya, seperti berlaku atas artikel dan adjektiva.

Seperti kata ganti bertanya, kata ganti penunjuk terbagi pula dalam pronoms dan adjectifs yaitu kata ganti penunjuk berfungsi sebagai benda dan sifat.

Pronomina penunjuk sebagai benda (les pronoms démonstratifs)
Kata ganti penunjuk sebagai benda yaitu :
celui - untuk tunggal jantan
celle - untuk tunggal betina
ceux - untuk jamak jantan
celles - untuk jamak betina.
Contoh :
Quel livre voulez-vous, celui-ci ou celui-là? (diikuti -ci dan -là)
Mon ami et celui de ton frère. (diikuti oleh de)
Cette femme et celle que je vois dans la rue. (diikuti que)
Mes cheveaux et ceux qui sont dans l’écurie? (diikuti qui)

Pronomina penunjuk sebagai sifat (les adjectifs démonstratifs)
Kata ganti penunjuk sebagai sifat adalah :
ce digunakan pada kata benda berjenis jantan tunggal : ce jus, ce monsieur.
cet digunakan pada kata benda jantan yang diawali dengan huruf hidup atau “h bisu” : cet ami, cet homme.
cette digunakan pada kata benda betina tunggal : cette maison.
le garçon – anak laki-laki; ce garçon – anak laki-laki ini (itu)
l’ami – kawan laki-laki; cet ami – kawan laki-laki ini (itu)
l’homme – orang lelaki; cet homme – orang lelaki ini (itu)
la femme – nyonya; cette femme – nyonya ini (itu)
l’affaire – perkara; cette affaire – perkara ini (itu)
l’horloge – jam; cette horloge – jam ini (itu).

Dalam jamak, bentuknya selalu ces :
ces garçon – ces amis – ces hommes
ces femmes – ces affaires – ces horloges.

Remarque
Tiap kata ganti penunjuk ini dapat juga dilengkapi dengan –ci dan –là.
Contoh :
Cette année-ci je voudrais rester. - Tahun ini saya akan mau tinggal.
Seperti telah kita pelajari bahwa ini menyatakan “dekat” dan itu menyatakan “jauh”. Dalam bahasa Prancis kita gunakan ci untuk dekat, dan là untuk jauh. Contoh lain :
Je ne veux pas ce livre-ci, je – saya tidak mau buku ini, saya
veux ce livre-là.   mau buku itu.
Je n’ai pas visité cette ville-ci, - saya tidak mengunjungi kota
 mais cette ville-là.   ini, tetapi kota itu.
Ces maisons-là sont grandes, - Rumah-rumah ini besar,  rumah-
-ces maisons-ci sont petites.   rumah itu kecil.
Ces garcons-ci sont méchants, - Anak-anak lelaki ini nakal,
ces garcons-là sont sages.              anak-anak lelaki itu manis.

Pronomina penunjuk (le pronom démonstratif)
Dalam bahasa Indonesia digunakan “ini” untuk menunjuk benda yang “dekat” , dan kata “itu” menunjuk benda yang “jauh” dari kita. Dalam bahasa Prancis, kata-kata demikian diterjemahkan dalam beberapa bentuk seperti ce, cet, cette, ces. Semuanya ini bisa berarti “ini” dan “itu”. Bentuk yang digunakan sangat tergantung pada kata bendanya, seperti berlaku atas artikel dan adjektiva.
Seperti kata ganti bertanya, kata ganti penunjuk terbagi pula dalam pronoms dan adjectifs yaitu kata ganti penunjuk berfungsi sebagai benda dan sifat.

Pronomina penunjuk sebagai benda (les pronoms démonstratifs)
Kata ganti penunjuk sebagai benda yaitu :
celui - untuk tunggal jantan
celle - untuk tunggal betina
ceux - untuk jamak jantan
celles - untuk jamak betina.
Contoh :
Quel livre voulez-vous, celui-ci ou celui-là? (diikuti -ci dan -là)
Mon ami et celui de ton frère. (diikuti oleh de)
Cette femme et celle que je vois dans la rue. (diikuti que)
Mes cheveaux et ceux qui sont dans l’écurie? (diikuti qui)

Pronomina penunjuk sebagai sifat (les adjectifs démonstratifs)
Kata ganti penunjuk sebagai sifat adalah :
ce digunakan pada kata benda berjenis jantan tunggal : ce jus, ce monsieur.
cet digunakan pada kata benda jantan yang diawali dengan huruf hidup atau “h bisu” : cet ami, cet homme.
cette digunakan pada kata benda betina tunggal : cette maison.
le garçon – anak laki-laki; ce garçon – anak laki-laki ini (itu)
l’ami – kawan laki-laki; cet ami – kawan laki-laki ini (itu)
l’homme – orang lelaki; cet homme – orang lelaki ini (itu)
la femme – nyonya; cette femme – nyonya ini (itu)
l’affaire – perkara; cette affaire – perkara ini (itu)
l’horloge – jam; cette horloge – jam ini (itu).

Dalam jamak, bentuknya selalu ces :
ces garçon – ces amis – ces hommes
ces femmes – ces affaires – ces horloges.

Remarque
Tiap kata ganti penunjuk ini dapat juga dilengkapi dengan –ci dan –là.
Contoh :
Cette année-ci je voudrais rester. - Tahun ini saya akan mau tinggal.
Seperti telah kita pelajari bahwa ini menyatakan “dekat” dan itu menyatakan “jauh”. Dalam bahasa Prancis kita gunakan ci untuk dekat, dan là untuk jauh. Contoh lain :

Je ne veux pas ce livre-ci, je – saya tidak mau buku ini, saya
veux ce livre-là.   mau buku itu.
Je n’ai pas visité cette ville-ci, - saya tidak mengunjungi kota
 mais cette ville-là.   ini, tetapi kota itu.
Ces maisons-là sont grandes, - Rumah-rumah ini besar,  rumah-
-ces maisons-ci sont petites.   rumah itu kecil.
Ces garcons-ci sont méchants, - Anak-anak lelaki ini nakal,
ces garcons-là sont sages.              anak-anak lelaki itu manis.

Le pronom démonstratif

Kata ganti (le pronom)


Kata ganti atau disebut pula pronomina yaitu kata yang dipakai untuk mengacu kepada nomina lain. Kata ganti lazimnya dikenal pula pada bahasa lain di dunia. Cakupan pronomina biasanya cukup luas karena termasuk kepemilikan, penunjuk, bertanya, perorangan, penghubung, tidak tentu dan lain sebagainya.

Pronomina milik (le pronom possessif)
Dalam bahasa Prancis, kata ganti milik  kita bedakan menjadi 2 yaitu sebagai sifat (buku saya), yang serta merta dimuka kata benda, dan sebagai benda (kepunyaan saya). Pada kedua hal, kata ganti milik harus menyesuaikan kepada kata benda yang mengikutinya, atau kepada kata benda yang menggantikannya.

Pronomina milik sebagai benda (le pronom  possessif)
Kata ganti milik dapat berfungsi sebagai benda dengan didahului oleh artikel. Tambahan lagi untuk membedakan kata sifat yang menggunakan kata ganti milik, orang menambah sebuah tanda accent circonflexe (ˆ) di atas huruf o pada notre dan votre. Sedangkan untuk kata ganti milik sebagai benda lainnya tidak ada masalah. Kata ganti milik dinamakan pronoms possessifs.

Contoh : La vôtre est meilleure. – Milik anda lebih bagus.
tunggal jamak
m f m f
le mien la mienne les miens les miennes
le tien la tienne les tiens les tiennes
le sien la sienne les siens les siennes
le/la nôtre les nôtres
le/la vôtre les vôtres
le/la leur

Dalam contoh berikut,  Anda akan mendapati kata ganti milik sebagai sifat, sebelahnya kata ganti milik sebagai benda.

C’est mon livre. - C’est le mien.
C’est ton cahier. - C’est le tien.
C’est sa maison. - C’est la sienne.
C’est notre livre. - C’est le nôtre
C’est votre livre. - C’est le vôtre.
C’est leur voiture. - C’est la leur.

Harap diperhatikan: Pronomina sebagai benda sering digunakan dalam percakapan, karena orang Prancis tidak lazim mengulang kata-kata yang sama.

Contoh :
Mon avenir et le tien. Ses bagages et les vôtres. Ton crayon et le sien. Sa question et la leur. Votre femme et la mienne. A qui est ce film? C’est le vôtre? Non, le sien. Il a retrouvé ses papiers. Moi, je cherche toujours les miens.

Pronomina milik menyesuaikan dengan jenis dan bilangan dengan kepemilikan, bukan kepada pemiliknya.
Il a sa voiture. - Il a la sienne.
Elle a son cahier. - Elle a le sien.

Untuk menunjukkan kepemilikan selain menggunakan kata ganti milik baik sebagai sifat maupun sebagai benda, dalam bahasa Prancis masih ada cara lain yaitu dengan memakai kata kerja bantu “avoir à”.

Contoh : Buku ini milik saya. ”Milik saya” lalu diterjemahkan dengan à moi.

Buku itu milik saya. - Ce livre est à moi.
Rumah ini milik saya, itu adalah - Cette maison est à moi, c’est ma maison,
rumah saya, itu adalah milik saya.    c’est la mienne.
Buku tulis ini milikmu, itu adalah - Ce cahier est à toi, c’est ton cahier,
buku tulismu, itu adalah milikmu.         c’est le tien.
Buku itu miliknya, itu adalah - Ce livre est à lui, c’est son livre, c’est
bukunya, itu adalah miliknya.      le sien.
Buku itu miliknya, itu adalah - Ce livre est à elle, c’est son livre, c’est
bukunya, itu adalah miliknya.   le sien.
Rumah itu milik kami, itu adalah - Cette maison est à nous, c’est notre maison
rumah kami, itu adalah rumah kami      c’est la nôtre.
Meja ini milik kalian, itu adalah   Ce table est à vous, c’est votre table,
meja kalian, itu adalah meja kalian.      c’est la vôtre.
Meja ini milik mereka, itu adalah - Ce table est à eux, c’est leur table,
meja mereka, itu meja mereka.               c’est la leur.
Meja itu milik mereka, itu adalah - Ce table est à elles, c’est leur table,
meja mereka, itu meja mereka.               c’est la leur.
Jika milik adalah jamak, kalimat di atas sebagai berikut :
Rumah-rumah saya, itu rumah - Ces maisons sont à moi, ce sont mes
rumah saya, itu rumah-rumah saya.     maisons, ce sont les miennes.

Pronomina milik sebagai sifat (l’adjectif possessif)
Contoh :
mon, ton, son mon fils - anak saya
son anniversaire - ulang tahunnya (m)
votre fils - anak Anda.

Dari contoh tersebut terlihat bahwa posisi pronomina milik di depan nomina (jadi sama seperti artikel), kebalikan dari bahasa Indonesia, dimana adjektiva terletak di belakang nomina. Dalam bahasa Prancis, kata ganti milik jenis ini dinamakan adjectifs possessifs. Pada hal lain kata pronomina milik, sama dengan artikel dan adjektiva yaitu mempunyai pula bentuk jantan, betina atau jamak.

Pelajarilah skema pronomina milik sebagai sifat sbb.:
Jantan tunggal Betina tunggal Jamak Artinya
mon ma mes milik saya
ton ta tes milik kamu
son sa ses milik dia
notre notre nos milik kami
votre votre vos milik Anda
leur leur leurs milik mereka

Remarque
1. Bentuk tunggal terdiri atas beberapa bentuk. Jika kita menerjemahkan milik saya, milik kamu, milik dia dengan mon, ton, son atau ma, ta, sa tergantung pada jenis kelamin kata benda yang mengikutinya. Oleh karena itu son cahier dapat diterjemahkan baik dengan dia (m) maupun dia (f). Dalam bahasa Prancis kata ganti milik disesuaikan dengan milik, bukan “pemilik”. Untuk jelasnya dapat Anda perhatikan contoh berikut.

sekolah saya - mon école
jam kamu - ton horloge
teman perempuannya - son amie
Tampak ada 3 nomina jenis betina/perempuan (école, horloge, amie), tetapi memakai mon, ton, son bukannya ma, ta, sa. Tujuannya adalah untuk mempermudah pengucapan, sebab kata-kata yang dimulai dengan sebuah huruf hidup atau dengan “h bisu” akan sulit diucapkan dengan perpaduan ma, ta, sa.

Peraturan :
Didepan sebuah huruf hidup atau didepan “h bisu”, ma, ta, sa diganti dengan mon, ton, son.

Sementara bentuk jamak tidak kita jumpai kesulitan.
mes écoles - sekolah-sekolah saya
tes horloges - jam-jam kamu
ses amies - kawan-kawan wanitanya.

2. Menyatakan bagian tubuh tertentu, pronomina milik diganti menjadi artikel yang tentu. Contoh : saya sakit kepala. Orang tidak akan berkata: J’ai mal à ma tête. tetapi : J’ai mal à la tête.

J’ai mal au ventre. Tu as mal au bras? Cet enfant tire la langue. Elle fronce les sourcils. Qu’est-ce que tu as à la main? Je saigne du nez! Le coiffeur lui coupe les cheveux. Elle s’est cassé la jambe. Tu te brosses les dents. Je me suis rince la bouche.
Tetapi : Je l’ai vu de mes propres yeux ! (saya melihat itu dengan mata kepala sendiri!).

Le pronom

Tingkat perbandingan (dégres de comparaison)

Seperti bahasa lain, bahasa Prancis juga mengenal tingkat perbandingan. Tingkat perbandingan ini dapat dibuat baik pada adjektiva maupun adverbia, yaitu dengan cara menentukan adjektiva masing-masing pada tingkat biasa, tingkat lebih dan terakhir tingkat paling/ter. 

Penempatan tingkat perbandingan pada adjektiva mengikuti aturan adjektiva yang berlaku secara umum. Artinya tingkat perbandingan dapat diletakkan di belakang atau di depan nomina. 
Perhatikan contoh tingkat perbandingan berikut ini :

1) Tingkat biasa (le positif).
Contoh :
un petit garçon  - seorang anak laki-laki kecil.
un homme riche – seorang laki-laki kaya.
Marie est grande – Marie adalah besar.

2) Tingkat lebih (le comparatif).
Contoh :
un plus petit garçon – seorang anak laki-laki lebih kecil.
un homme plus riche – seorang laki-laki lebih kaya.
Henriette est plus grande – Henriette adalah lebih besar.

3) Tingkat ter-/paling (le superlatif).
Contoh :
le plus petit garçon – anak laki-laki paling (ter-) kecil.
l’homme le plus riche – laki-laki paling (ter-) kaya.
Maman est la plus grande – Ibu adalah paling (ter-) besar.
Anda telah mempelajari tingkat perbandingan baik untuk kata benda jantan maupun betina.
Setiap jenis nomina menentukan perubahan adjektiva termasuk penyimpangannya. Ikuti contoh berikut :

Il est plus âgé que toi. - dia lebih tua daripada kamu.
Il est aussi âgé que toi. - dia berumur sama dengan kamu.

Contoh lain:
Mais il a déjà plus de soixante-dix ans. Di sini kakek tidak dibandingkan dengan orang lain, tetapi semata hanya ditentukan dengan jumlah tahun.

Attention!
Ada sejumlah terbatas kata sifat yang mempunyai tingkat lebih dan paling (ter-) dengan bentuk sendiri, tidak dari tambahan plus. Misal : la vôtre est meilleure.

Dégres de comparaison

Adjektiva di muka huruf hidup dan h bisu (l’adjectif devant les voyelles et h muet)
Dalam uraian terdahulu, kita telah mengenal beberapa adjektiva untuk jenis betina dengan bentuk tersendiri. Adjektiva bentuk jantan beau, bentuk betinanya yaitu belle. Selain itu masih ada bentuk jantan lain disamping beau, yaitu bel.

le beau jardin - kebun cantik itu
le bel arbre - pohon cantik itu
la belle maison - rumah cantik itu
les beaux jardins - kebun-kebun cantik itu
les belles maisons - rumah-rumah cantik itu

Oleh karena “arbre” adalah tunggal jantan yang diawali dengan huruf hidup, maka kata sifat beau (cantik) harus diubah menjadi “bel” karena telah terjadi 2 huruf hidup yang diucapkan secara bersamaan. Sementara bentuk jamaknya tidak masalah dikarenakan les beaux arbres, dibelakang beau ada x yang memudahkan ucapan. Lafal les beaux arbres, x berkontraksi menjadi z (lè bo: zarbre).

Dan selanjutnya bagaimana penjelasan  Anda, dan mengapa menjadi un bel habit?

Jawabannya : 
habit diawali dengan h bisu atau tidak diucapkan, sehingga secara otomatis ucapan ditarik menyatu dengan a, un bel habit [be:labi]. Bila dimuka tunggal betina ada belle, maka belle menjadi awal bagi huruf hidup berikutnya: une belle action [belaksyiõ) – tindakan cantik ; yang dimulai dengan sebuah huruf mati : une belle robe – gaun indah; yang dmulai dengan sebuah h bisu : une belle horloge – jam yang cantik.

Selanjutnya pelajarilah beberapa kata sifat dengan 2 bentuk tunggal jantan berikut ini :

tunggal jantan  tunggal betina
cantik – beau bel belle
baru – nouveau nouvel nouvelle
tua – vieux       vieil vieille
jamak jantan jamak betina
beaux belles
nouveau nouvelles
vieux vieilles
un bel habit
un fol orgueil
un frère-jumeau, une soeur jumelle (saudara kembar).

Formasi betina  (la formation du féminin)
Untuk membuat adjektiva menjadi betina, lazimnya ditambahkan huruf e pada adjektiva jantan. Penulisannya dilakukan dengan cara berikut:

a. Perubahan dari huruf mati penutup;
neuf – neuve – baru
actif – active – aktif
frais – fraîche – segar
blanc – blanche – putih
public – publique – terbuka
caduc – caduque – hampir roboh
long – longue – panjang.
noir – noire
civil – civile
normal – normale
interieur – interieure
turq – turque - turki
gris – grise – abu-abu
complet – complète – lengkap
bénin – bénigne – ramah tamah, sabar
malin – maligne – jahat, suka mengganggu.

Exemples :
Son costume est neuf. Sa robe est neuve. (f menjadi v + e)
Il est heureux (berbahagia). Elle est heureuse. (x menjadi s + e)
Ce feu est dangereux (Api itu berbahaya). La situation est dangereuse. (x menjadi s + e)
Cet animal est doux (lembut). Sa voix est est douce. (x menjadi c + e)
Il joue faux (curang). Sa voix était fausse (sumbang). (x menjadi ss + e)
L’air est frais. L’eau est fraîhe. (s menjadi ch + e + accent circonflexe)
Il est franc. Elle n’est pas franche. (c menjadi ch + e)
Le mur est blanc. La maison est blanche. (c menjadi ch + e)

b. Menggandakan huruf mati penutup;
cruel – cruelle – kejam
bon – bonne – baik, enak
européan – européenne – orang Eropa
sot – sotte – tolol
muet – muette
dévot – dévotte – saleh, beriman
bas – bass – rendah
moyen – moyenne – tengah

Exemples :
Cet homme est cruel. Cette femme est cruelle. (penggan-daan l + e)
Pierre est gentil (Pierre baik hati). Henriette est gentille. (menggandakan l + e)
Le jambon est bon. La saucisse est bonne. (mengganda-kan n + e)
Ce livre est épais (Buku itu tebal). Cette étoffe n’est pas épaisse. (menggandakan s + e)
Le toit est bas (Atap itu rendah). La maison est basse. (menggandakan s + e)
c. Menambah accent grave;
léger – légère – ringan
inquiet – inquiète – khawatir.
secret – secrète – rahasia
discret – discrete – berbeda
sec – sèche – kering
amer – amère – menyedihkan
fier – fière – sombong, tinggi hati
cher – chère – tersayang, mahal
premier – première – pertama

Exemple :
Le paquet est léger. Cette plume est légère. (accent grave + e)
Papa est inquiet. Maman est inquiète. (accent grave + e)
Remarque : Kata sifat yang telah berakhir dengan – able, - ible, - uble, - ique, - aire seperti aimable, possible, fanatique, militaire tetap tidak berubah.

L’adjectif devant les voyelles et h muet

Kata sifat dikenal pula dengan adjektiva adalah kata yang menerangkan tentang sifat, keadaan, watak, tabiat orang/binatang/benda. Pada umumnya kata sifat dapat bertugas sebagai predikat dan pelengkap. Adjektiva dalam  bahasa Prancis punya sifat yang berbeda dibandingkan dengan bahasa Indonesia. Dalam bahasa Indonesia, adjektiva diletakkan dibelakang nomina atau menggunakan hukum DM (Diterangkan Menerangkan). 
Sebaliknya dalam bahasa Prancis, adjektiva pada adjektiva tertentu harus ditempatkan di muka nomina tetapi pada adjektiva tertentu juga diletakkan di belakang nomina. Namun secara umum, adjektiva dalam bahasa Perancis terletak di belakang nomina sama seperti bahasa Indonesia.

Contoh : Vous êtes le directeur d’une grande usine (Anda adalah direktur dari sebuah pabrik besar).
Kata grand (besar), disebut adjektiva, yang menerangkan sesuatu mengenai kata benda usine (pabrik) dan terletak di muka nomina (usine).

Bentuk dan tempat (forme et place)
Sebenarnya orang membedakan adjektiva dengan makna relatif seperti utile, chaud, joli, gai, triste etc dan makna mutlak seperti carré, triangulaire, ainé, cadet, final, unique, oral dan –lain. Namun jika dibandingkan dengan bahasa lain maka terlihat bahasa Prancis kurang mengenal adjektiva bermakna mutlak (Dr. E.C. van Bellen, Franse spraakkunst voor iedereen, p.138). Jadi bahasa Prancis :

1) Tidak punya adjektiva bahan dasar, jadi ditulis: une montre d’or – sebuah jam emas, des muscles de fer – otot-otot baja.
2) Warna dan nuansa warna sering dinyatakan melalui nomina secara tidak berubah dengan nilai mutlak : des robes jonquille (kuning muda). Perhatikan juga: les roues de devant (roda depan), des journées sans viande (hari-hari tanpa daging).

Adjektiva dalam bahasa Prancis memiliki bentuk berbeda untuk jenis jantan, betina, tunggal dan jamak.
le grand bureau la grande usine
les grands bureaux les grandes usines
akhiran menyatakan sbb.:
laki-laki tunggal -
laki-laki jamak + s
perempuan tunggal + e
perempuan jamak + es

Peraturan :
Dalam bahasa Prancis, adjektiva memperlakukan diri menuruti nomina.

Remarque  :
Tentu saja nomina berjenis jantan dengan akhiran “e tak bersuara” dalam betinanya tidak ada tambahan e kedua: jaune (kuning) dan malade (sakit), sehingga dapat digunakan baik untuk jantan maupun betina.

Exemples (contoh) :
Papa est malade - Ayah sakit
Maman est malade - Ibu sakit
Les hommes sont malades - Orang-orang laki sakit
Les femmes sont malades - Orang-orang perempuan sakit.

Demikian pula untuk jenis laki-laki jamak tidak mendapat tambahan s di belakang kata yang sudah dengan akhiran s dalam tunggalnya s seperti: gras (gemuk) dan gris (abu-abu).

Exemples :
L’âne est gris - Keledai itu abu-abu.
La souris est grise - Tikus itu abu-abu.
Les ânes sont gris - Keledai-keledai abu-abu.
Les souris sont grises - Tikus-tikus abu-abu.

Voici quelques couleurs (Ini beberapa warna) :
rouge - merah
blanc - putih
jaune - kuning
bleu        - biru
violet - ungu
brun        - sawo matang
noir        - hitam
gris        - abu-abu
vert        - hijau
lila        - lila (ungu merah muda)
orange - (tak berubah dalam jamak)
oranye - (berubah dalam jamak)
rouge foncé - merah tua
rouge clair - merah muda
bleuâtre - kebiru-biruan
rougeâtre        - kemerah-merahan.

Exemple :
Les couleurs de notre drapeau national sont rouge et blanc.
(Warna dari bendera nasional kita adalah merah dan putih). 
Untuk melanjutkan pembahasan, berikut kami ulangi lagi uraian mengenai penempatan kata sifat secara tepat seperti dibawah ini.

Penempatan adjektiva dalam bahasa Prancis secara umum menyerupai bahasa Indonesia yaitu di belakang nomina.

Exemples :
le chat gris - kucing abu-abu itu
la porte rouge - pintu merah itu
les chien malades - anjing-anjing sakit itu
les pays bas - negeri-negeri rendah itu
(Nederland diterjemahkan baik dengan la Hollande maupun les Pays-Bas).

Namum ada 17 adjektiva, yang dikecualikan dari aturan di atas, dimana adjektiva harus diletakkan di depan nomina. Sementara adjektiva yang tidak termasuk kedalam jumlah tersebut harus berada di belakang nomina. Hapallah 17 adjektiva tersebut dengan sebaik-baiknya. 

long, gros, beau – panjang, gemuk, cantik.
jeune, joli, haut – muda, menawan, tinggi.
petit, vieux, grand – kecil, tua, besar.
bon, mauvais, méchant – bagus, jelek, nakal.
autre, saint, nouveau – lain, suci, baru.
premier – pertama, dernier  - terakhir.

Selanjutnya beberapa adjektiva yang bisa diletakkan didepan atau dibelakang nomina, namun artinya berbeda. Contoh :

un brave homme - seorang kawan yang tidak meragu
un homme brave - seorang laki-laki berani
un homme pauvre - seorang laki-laki miskin
un pauvre homme - seorang laki-laki tidak beruntung
un livre nouveau - sebuah buku baru (baru terbit)
un nouveau livre - sebuah buku lain
une maison propre - sebuah rumah bersih
sa propre maison - rumahnya sendiri

Voici un beau café au lait. – Ini suatu kopi susu yang enak.

Beberapa adjektiva mempunyai pengecualian bentuk betinanya seperti terlihat pada skema berikut ini.
long, panjang –  longue – longues – une longue rue
vieux, tua –  vieille – vieilles – une vieille maison
beau, bagus –  belle – belles – une belle saison
nouveau, baru –  nouvelle – nouvelles - une nouvelle usine
bon – bonne, baik –  bonnes - une bonne ecole
gros – grosse, gemuk –  grosses – une grosse femme.

L'Adjectif

Verba beserta preposisi (les verbes avec ses prépositions)

Dalam bahasa Prancis umumnya verba tertentu menggunakan kata depan tertentu. Kata depan ini merupakan kesatuan dengan kata kerjanya dan tidak bisa diganti dengan preposisi lain. Ada verba yang tidak memerlukan preposisi. Tetapi tidak sedikit verba harus bersama preposisi.

Contoh :
1). Kata kerja yang tidak memerlukan preposisi.
  Exemple : Il adore la musique – dia menyukai musik.
2). Kata kerja dengan kata depan de
Exemple : J’ai besoin de repos. – aku perlu istirahat.
3). Kata kerja dengan kata depan à
Exemple : Je vous invite au diner. – saya mengundang Anda makan malam.
4). Sekolompok kata kerja dengan kata depan lain.

Perhatikan! 
Kelompok 3 dan 4 memerlukan perhatian kita karena kelompok ini harus dihapal bersama kata depannya. Selanjutnya akan digunakan singkatan seperti qn=quelqu’un (seseorang), qc=quelque chose(sesuatu), inf = infinitif, berarti bahwa seluruh kata kerja dapat berada di belakang kata itu.

Exemple :
Cesser de + inf. - je cesse de chanter (aku berhenti bernyanyi).
1) Tanpa kata depan :
adorer qn, qc, inf - amat suka terhadap.
adorer qn, qc, inf - cinta kepada.
aime qn, qc, inf - menunggu.
compter sur qn, qc, inf - percaya (pada).
croire qn, qc, inf - mempercayai, berpikir.
demander qn, qc, inf - minta.
désirer qn, qc, inf - menginginkan, merindukan.
écouter qn, qc, - mendengarkan.
espérer qc - mengharap atas.
fréquenter qn         - bergaul dengan.
montrer qn, qc         - menunjukkan.
oser inf.         - berani.
paraître inf. - muncul.
préférer qn, qc, inf, à - lebih suka (akan).
regarder qn, qc - memandang.
sembler inf. - terlihat.
sentir qc.         - tercium
il fait bon inf.         - itu menyenangkan ………..
il faut inf. - orang harus…………….
il vaut mieux inf. - adalah lebih baik …………..

2) Dengan de :
accuser qn, qc, inf - menuduh.
avoir besoin de qn, qc, inf. - membutuhkan.
avoir honte de qn, qc. - merasa malu.
avoir peur de qn, qc. - takut kepada.
s’apercevoir de qc. - memahami, berpendapat.
s’approcher de qn, qc. - mendekat (i).
arroser de qc.         - menyiram dengan.
cesser de inf.         - berhenti dengan
se charger de qc, inf. - membebani diri dengan.
se contenter de qc, inf. - memuaskan dengan.
couvrir de qc.         - menutup dengan.
decider de inf.         - memutuskan untuk.
se dépêcher de inf. - tergesa-gesa untuk.
désespérer de qn, inf. - berputus asa.
disposer de qc. - mempunyai pengaturan.
douter de qn, qc. - merasa ragu.
se douter de qn, qc. - mengira, menduga.
s’effrayer de qn, qc, inf. - takut untuk.
empécher qn, qc, inf. - menghalang-halangi.
s’entourer de qn, qc. - mengelilingi dengan.
s’etonner de qn, qc. - amat heran mengenai.
s’execuser de qc, inf. - memohon maaf.
se fâcher de qc. - marah mengenai.
faire cadeau a qn de qc. - memberi hadiah.
féliciter qn de qc, inf. - mengucapkan selamat
s’informer de qn, qc. - meminta keterangan mengenai
s’inquiéter de qn, qc. - merasa cemas terhadap.
jouer de qc. - main (alat).
manquer de qc. - kehilangan.
se méfier de qn, qc. - tidak percaya.
se mêler de qc. - melibatkan diri.
menacer qn de qc. - mengancam (dengan).
se moquer de qn, qc. - mengejek (dengan).
mourir de qc.         - meninggal pada.
oublier de inf.         - lupa untuk.
se passer de qn, qc. - terjadi, terlewati.
se plaindre de qn, qc. - mengeluh.
prendre soin de qn, qc, inf. - menjaga, merawat.
prier qn de inf. - memohon untuk.
punir qn de qc. - menghukum.
récompenser qn de qc. - menghadiahi dengan.
refuser de inf.         - menolak untuk.
regretter de inf. - menyesal akan
se réjouir de qc, inf. - gembira, senang.
remercier qn de qc, inf. - berterima kasih untuk.
remplir qc, de.        - mengisi dengan.
se servir de qn, qc. - melayani diri sendiri.
se soucier de qn, qc. - khawatir tentang.
souffir de qc, inf. - menderita (karena).
se souvenir de qn, qc. - teringat.
tâcher de inf. - mencoba (untuk)

3) Dengan à
aboutir à qc.        - membesarkan sepatu dengan jalan memakainya.
aider à inf.        - menolong untuk.
aimer à inf.        - mencintai.
s’amuser à inf. - bersenang diri.
apprendre à inf. - belajar.
assister à qc.         - membantu.
s’attendre à qc. - berharap.
autoriser qn à inf. - memberi ijin untuk.
avoir affaire à qn, qc. - mempunyai urusan dengan.
chercher à inf.         - mencoba.
commencer à inf. - mulai dengan
condamner qn à qc, inf. - menghukum, mengutuk.
consentir à qc, inf. - mengijinkan.
se decider  à inf. - mempertimbangkan.
encourager qn à inf. - memberi semangat.
engager qn inf. - menasihati.
s’exercer à inf. - melatih diri dalam.
se fatiguer à inf. - melelahkan.
se fier à qn, qc. - percaya dengan.
s’habituer à inf. - membiasakan diri.
hésiter à inf. - meragukan dalam.
s’intéresser à qc, inf. - berminat untuk.
inviter qn à qc, inf. - mengundang untuk.
jouer à qc. - bermain (suatu permainan).
se mettre à inf. - mulai untuk.
nuire à qn, qc.         - merugikan.
obéir à qn, qc.         - mematuhi.
obliger qn, à, qc, inf. - mewajibkan.
parler à qn. - berbicara dengan.
se plaire à inf.         - memiliki kesenangan dalam.
préférer qn, qc, à - lebih suka atas.
prendre part à qc. - ambil bagian dalam.
se préparer à qc, inf. - mempersiapkan diri untuk.
répondre à qn.         - menjawab.
ressembler à qn, qc. - menyerupai dengan.
résister à qn, qc. - memberi perlawanan.
réussir à inf. - berhasil dalam.
servir à inf. - berbuat jasa sebagai.
sourire à qn. - tersenyum kepada.
succéder à qn.        - mengikuti.

Les Verbes Avec Ses Prépositions

Bentuk ingkar (la négation)

Pada umumnya untuk membuat kalimat ingkar, orang Prancis menggunakan 2 bagian kata yaitu bagian pertama ditempatkan di muka bangun perseorangan dan bagian kedua sesudah bangun perseorangan. Pelajari semua bentuk ingkar berikut ini. 

Voici quelques négations (Ini beberapa bentuk ingkar) :

ne ..................pas - tidak
ne ..................que - hanya, tidak lebih dari
ne ..................nulle part - tidak dimana-mana
ne ..................jamais - tidak pernah
ne ..................plus         - tidak ada lagi, tidak lagi
ne ..................pas encore - belum
ne ..................personne - tidak seorang pun
ne ..................rien - tidak ada apa-apa
ne ..................plus rien - tidak ada apa-apa lagi
ne ..................aucun - tidak satu pun

Di samping itu orang masih mengenal bentuk :
personne............ne - tidak seorang pun (sebagai subjek)
rien.....................ne - tidak apa-apa (sebagai subjek)
aucun................ne - tidak satu pun (sebagai subjek)
jamais.................ne - tidak pernah (dimuka kalimat).

Exemples :
Je ne vois personne (saya tidak melihat seorang pun).
Personne ne me voit (Tidak seorang pun melihat saya).

Attention!
1) Tidak selalu dalam bahasa Prancis, bentuk ingkar harus terdiri 2 bagian. Hal ini hanya berlaku bila pengingkaran sesuai dengan kata kerjanya.

  Contoh :
    Aku tidak melihat apa-apa. – Je n’ai rien vu.
    Jadi jika tanpa kata kerja :
    Apa yang telah kamu lihat? Tidak apa-apa.
    Qu’as-tu vu? Rien. (bukan kata kerja, maka tanpa ne)
    Begitu pula :
    Siapa yang telah datang? Tidak seorang pun.
Qui est venu? Personne.
  Kapan anda berada di Prancis? Tidak pernah.
Quand avez-vous été en France? Jamais.

2) Aucun memiliki bentuk betina yaitu aucune. 2 kata ini juga dipakai tanpa kata kerja. Contoh :
Mana dari buku-buku ini telah anda baca? Tidak satu pun.
Lesquels de ces livres avez-vous lus? Aucun.
Mana dari rumah-rumah itu yang akan anda beli? Tidak satupun.
Lesquelles de ces maisons voulez-vous acheter? Aucune.

3) Jamais tanpa ne umumnya bermakna “pernah”. Contoh :
As-tu jamais vu un garçon si intelligent?
Sudah pernahkah kamu melihat seorang anak lelaki begitu pintar?

4) “juga bukan” diterjemahkan dengan : ne .......ni.........ni.
Contoh :
Dia bukan bernyanyi juga bukan bermain.
Il ne chante ni ne joue.
Dia tidak mempunyai saudara laki-laki dan tidak saudara perempuan.
Il n’ai ni frères ni soeurs.

La Négation

Konstruksi infinitif

Infinitif berarti bentuk verba dasar. Kontruksi ini banyak dipakai dalam bahasa Prancis. Pemakaian infinitif dapat diterapkan dengan atau tanpa preposisi (de, à).

tanpa kata depan; 
Contoh :
1. Il voudrait mieux suivre cette route (lebih baik mengikuti jalur ini).
2. Nous avons decidé de prendre cette route (kami telah memutus meng-gunakan jalur itu).
3. Cela nous permet d’ être là cinq heures (Itu memakan waktu 5 jam sampai ke sana).
4. Nous réussirons à trouver une route directe (kami berhasil menemu-kan sebuah jalur yang langsung).

Bangun perseorangan dalam kalimat 1 (vaudrait mieux) diikuti oleh infinitif, tidak diawali oleh suatu kata depan. Begitu pula dalam :
    Je veux travailler. - aku mau bekerja.
    Il ne peut pas venir. - dia tidak dapat datang.
    Je ne sais  pas nager. - saya tidak bisa berenang.
Nous devons rester. - kami harus tinggal.
Il nous faut rester. - kami harus tinggal.
Je n’ose pas parler. - aku tidak berani berbicara.
Je préfère partir. - saya lebih suka untuk berangkat.
Il désire voyager par train. - dia hendak bepergian dengan kereta api.
Il éspère revenir demain. - dia berharap untuk datang lagi besok.
Elle compte partir. - dia bermaksud untuk berangkat.
 J’aime mieux rester. - saya lebih suka tinggal.

didahului oleh de;
Bangun perseorangan pada kalimat 2 (avoir decidé) dan 3 (permet) diikuti satu infinitif diawali kata depan de. Seperti juga pada :
J’ai essayé de faire ce travail. -  Saya telah mencoba untuk mengerjakan pekerjaan itu.
Je lui défends de parler. -   Aku melarang dia untuk berbicara.
Il m’a promis de revenir.  -   Dia telah menjanjikan saya untuk datang lagi.
Il a cessé de neiger. -   Hari telah berhenti hujan salju.
Maman propose de rester. -   Ibu anjurkan untuk tinggal.
Nous regrettons d’ être venus. -   Kami sangat menyesal telah datang.
Il nous demande de venir. -    Dia minta saya untuk datang.
   Elle vous prie de rester. -    Dia memohon Anda untuk tinggal.

didahului oleh à.
Bangun perseorangan pada kalimat 4 (reussirons) diikuti satu infinitif, diawali dengan kata depan à. Begitu juga dalam :
Il nous invite a rester. -   Dia mengundang kami untuk tinggal.
Elle se met à travailler. -   Dia mulai bekerja.
Il apprend à chanter. -   Dia belajar bernyanyi.
Il commence à pleuvoir. -   Hari mulai hujan.
Je continue à travailler. -   Saya melanjutkan dengan bekerja.
Attention!
Verba-verba diikuti dengan à + infinitif, jumlahnya sangatlah sedikit. Begitu pula verba diikuti dengan infinitif tanpa preposisi. Yang paling banyak yaitu : verba + de + infinitif (contoh b).

konstruksi j’ai dû/pu/voulu + infinitif
Adakalanya dalam suatu bahasa asing boleh menempatkan 2 infinitif secara berurutan dalam sebuah kalimat. Sedangkan pada bahasa lain tidak boleh. Tetapi yang harus kita ingat bahwa dalam bahasa Prancis tidak lazim memasukkan 2 infinitif kedalam sebuah kalimat. Dalam praktiknya, bahasa Prancis menggunakan kata bagian masa lampau atau partisip masa lalu sebagai pengganti infinitif pertama, sedangkan verba kedua memakai infinitif.
Contoh :
J’ai pu acheter une caravane    ik heb een caravan kunnen kopen  .
Tu as voulu payer kamu telah mau membayar.
Il a entendu chanter       dia (m) telah mendengar bernyanyi.
Elle a pu venir     dia (f) telah dapat datang.
Nous avons osé mentir       kami telah berani berbohong.
Vous avez vu tomber       kamu semua/Anda telah melihat terjatuh.
J’avais pu donner un franc saya telah dapat memberi 1 franc.
J’avais voulu acheter le cheval  – saya telah mau membeli kuda.
Bentuk ini umumnya menggunakan kata kerja : bisa, boleh, harus, mau, berani (dinamakan kata kerja bantu cara/wijze atau kata kerja bantu modal). Pun konstruksi begini  dijumpai setelah kata kerja : mendengar, melihat, membiarkan.

Urutan kata
Seperti struktur kalimat yang berlaku secara umum, urutan kata dalam setiap bahasa meliputi : subjek – predikat – pelengkap penderita – pelengkap penyerta. Susunan seperti itu masih tetap berlaku meskipun dalam kalimat itu terkandung keterangan tempat atau waktu. Urutan ini berubah bila :

Pada kalimat bertanya.
Ada 3 cara yang dapat ditempuh untuk membuat kalimat bertanya, seperti:
1. nada bertanya : je chante. – saya menyanyikan (bukan bertanya, suara menurun di akhir kalimat). Je chante? – saya bernyanyi? (bertanya, suara mendaki di akhir kalimat). 
2. est-ce que = rumus bertanya.
Je chante – aku menyanyi (bukan bertanya). Est-ce que je chante? -  apakah saya menyanyi (bertanya, terlihat adanya tanda tanya, adanya suara meninggi).
3. inversi, yaitu subjek diletakkan di belakang bangun perseorangan.
NB: Inversi hanya dimungkinkan bila subjek adalah sebuah kata ganti orang.
Tu chantes - chantes-tu?
Il chante - chante-t-il?
Elle chante - chante-t-elle?
Nous chantons - chantons-nous?
Vous chantez - chantez-vous?
Ils chantent - chantent-ils?
Elles chantent - chantent-elles?
Pada chante-t-il, chante-t-elle, dan juga chante-t-on untuk memudahkan pengucapan ditambah sebuah huruf t.
Kalau subjek adalah je, untuk kalimat bertanya orang lebih suka memakai est-ce que.
Je chante – est-ce que tu chante?
Kalaupun ingin tetap menggunakan inversi, pada e bisu dari chante, harus diletakkan suatu accent aigu : chanté-je?
Jika subjeknya berupa nomina, harus digunakan est-ce que.  Contoh :
Jean chante. Est-ce que Jean chante?
Dalam hal subjek berupa kata benda, orang masih dapat menggunakan cara kedua untuk mengajukan pertanyaan. Konstruksi ini agak rumit dan karena itu  tidak populer. Contoh :
positif bertanya
Jean chante. Jean chante-t-il?
Marie chante. Marie chant-t-elle?
Les garcon chantent. Les garcons chantent-ils?
Les filles chantent. Les filles chantent-elles?
Jean et Marie chantent. Jean et Marie chantent-ils?

Pada kalimat tak langsung
Yaitu dibelakang kata kutipan, misalnya “kata dia” etc.
“il y a huit siècles, a dit papa, les rois......”

Periphrase grammaticale
Periphrase grammaticale adalah suatu uraian lengkap untuk menekankan kata tertentu atau bagian tertentu dari sebuah kalimat.  Contoh :
C’est Henriette qui a envoyé la lettre.

Dengan bantuan periphrase grammaticale, orang dapat menekankan tiap bagian dari kalimat. Perhatikan contoh berikut :

Hier, Pierre a donné ses billets à son ami avec plaisir.
(Kemarin Pierre telah memberi gundu-gundunya kepada temannya dengan senang hati).

1. C’est hier que Pierre a donné ses billes à son ami avec plaisir.
2. C’est Pierre qui a donné hier ses billets à son ami avec plaisir.
3. Ce sont ses billets que Pierre a données hier à son ami avec plaisir. (Perhatikan données)
4. C’est avec plaisir que Pierre a donné hier ses billets à son ami.
C’est.......qui/que jika kata yang ditekankan dalam bentuk tunggal;
Ce sont ......qui/que jika kata yang ditekankan orang ketiga jamak.

Konstruksi Infinitif

- Copyright © Kuasai Bahasa Prancis - Blogger Templates - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -