Kata sifat dikenal pula dengan adjektiva adalah kata yang menerangkan tentang sifat, keadaan, watak, tabiat orang/binatang/benda. Pada umumnya kata sifat dapat bertugas sebagai predikat dan pelengkap. Adjektiva dalam  bahasa Prancis punya sifat yang berbeda dibandingkan dengan bahasa Indonesia. Dalam bahasa Indonesia, adjektiva diletakkan dibelakang nomina atau menggunakan hukum DM (Diterangkan Menerangkan). 
Sebaliknya dalam bahasa Prancis, adjektiva pada adjektiva tertentu harus ditempatkan di muka nomina tetapi pada adjektiva tertentu juga diletakkan di belakang nomina. Namun secara umum, adjektiva dalam bahasa Perancis terletak di belakang nomina sama seperti bahasa Indonesia.

Contoh : Vous êtes le directeur d’une grande usine (Anda adalah direktur dari sebuah pabrik besar).
Kata grand (besar), disebut adjektiva, yang menerangkan sesuatu mengenai kata benda usine (pabrik) dan terletak di muka nomina (usine).

Bentuk dan tempat (forme et place)
Sebenarnya orang membedakan adjektiva dengan makna relatif seperti utile, chaud, joli, gai, triste etc dan makna mutlak seperti carré, triangulaire, ainé, cadet, final, unique, oral dan –lain. Namun jika dibandingkan dengan bahasa lain maka terlihat bahasa Prancis kurang mengenal adjektiva bermakna mutlak (Dr. E.C. van Bellen, Franse spraakkunst voor iedereen, p.138). Jadi bahasa Prancis :

1) Tidak punya adjektiva bahan dasar, jadi ditulis: une montre d’or – sebuah jam emas, des muscles de fer – otot-otot baja.
2) Warna dan nuansa warna sering dinyatakan melalui nomina secara tidak berubah dengan nilai mutlak : des robes jonquille (kuning muda). Perhatikan juga: les roues de devant (roda depan), des journées sans viande (hari-hari tanpa daging).

Adjektiva dalam bahasa Prancis memiliki bentuk berbeda untuk jenis jantan, betina, tunggal dan jamak.
le grand bureau la grande usine
les grands bureaux les grandes usines
akhiran menyatakan sbb.:
laki-laki tunggal -
laki-laki jamak + s
perempuan tunggal + e
perempuan jamak + es

Peraturan :
Dalam bahasa Prancis, adjektiva memperlakukan diri menuruti nomina.

Remarque  :
Tentu saja nomina berjenis jantan dengan akhiran “e tak bersuara” dalam betinanya tidak ada tambahan e kedua: jaune (kuning) dan malade (sakit), sehingga dapat digunakan baik untuk jantan maupun betina.

Exemples (contoh) :
Papa est malade - Ayah sakit
Maman est malade - Ibu sakit
Les hommes sont malades - Orang-orang laki sakit
Les femmes sont malades - Orang-orang perempuan sakit.

Demikian pula untuk jenis laki-laki jamak tidak mendapat tambahan s di belakang kata yang sudah dengan akhiran s dalam tunggalnya s seperti: gras (gemuk) dan gris (abu-abu).

Exemples :
L’âne est gris - Keledai itu abu-abu.
La souris est grise - Tikus itu abu-abu.
Les ânes sont gris - Keledai-keledai abu-abu.
Les souris sont grises - Tikus-tikus abu-abu.

Voici quelques couleurs (Ini beberapa warna) :
rouge - merah
blanc - putih
jaune - kuning
bleu        - biru
violet - ungu
brun        - sawo matang
noir        - hitam
gris        - abu-abu
vert        - hijau
lila        - lila (ungu merah muda)
orange - (tak berubah dalam jamak)
oranye - (berubah dalam jamak)
rouge foncé - merah tua
rouge clair - merah muda
bleuâtre - kebiru-biruan
rougeâtre        - kemerah-merahan.

Exemple :
Les couleurs de notre drapeau national sont rouge et blanc.
(Warna dari bendera nasional kita adalah merah dan putih). 
Untuk melanjutkan pembahasan, berikut kami ulangi lagi uraian mengenai penempatan kata sifat secara tepat seperti dibawah ini.

Penempatan adjektiva dalam bahasa Prancis secara umum menyerupai bahasa Indonesia yaitu di belakang nomina.

Exemples :
le chat gris - kucing abu-abu itu
la porte rouge - pintu merah itu
les chien malades - anjing-anjing sakit itu
les pays bas - negeri-negeri rendah itu
(Nederland diterjemahkan baik dengan la Hollande maupun les Pays-Bas).

Namum ada 17 adjektiva, yang dikecualikan dari aturan di atas, dimana adjektiva harus diletakkan di depan nomina. Sementara adjektiva yang tidak termasuk kedalam jumlah tersebut harus berada di belakang nomina. Hapallah 17 adjektiva tersebut dengan sebaik-baiknya. 

long, gros, beau – panjang, gemuk, cantik.
jeune, joli, haut – muda, menawan, tinggi.
petit, vieux, grand – kecil, tua, besar.
bon, mauvais, méchant – bagus, jelek, nakal.
autre, saint, nouveau – lain, suci, baru.
premier – pertama, dernier  - terakhir.

Selanjutnya beberapa adjektiva yang bisa diletakkan didepan atau dibelakang nomina, namun artinya berbeda. Contoh :

un brave homme - seorang kawan yang tidak meragu
un homme brave - seorang laki-laki berani
un homme pauvre - seorang laki-laki miskin
un pauvre homme - seorang laki-laki tidak beruntung
un livre nouveau - sebuah buku baru (baru terbit)
un nouveau livre - sebuah buku lain
une maison propre - sebuah rumah bersih
sa propre maison - rumahnya sendiri

Voici un beau café au lait. – Ini suatu kopi susu yang enak.

Beberapa adjektiva mempunyai pengecualian bentuk betinanya seperti terlihat pada skema berikut ini.
long, panjang –  longue – longues – une longue rue
vieux, tua –  vieille – vieilles – une vieille maison
beau, bagus –  belle – belles – une belle saison
nouveau, baru –  nouvelle – nouvelles - une nouvelle usine
bon – bonne, baik –  bonnes - une bonne ecole
gros – grosse, gemuk –  grosses – une grosse femme.

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © Kuasai Bahasa Prancis - Blogger Templates - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -