Verba pelaku refleksif (les verbes pronominaux)
Secara umum dalam bahasa Prancis, hampir semua verba transitif bisa diubah menjadi kata kerja diri sendiri dengan menambah kata ganti reflektif. Kata kerja refleksif berarti perbuatan mengenai diri sendiri. Bahasa Indonesia cukup dengan menambahkan kata « diri » di belakang verbanya. Dalam bahasa Prancis, verba demikian harus dibantu verba être.
Setiap verba pelaku diri sendiri memakai 2 jenis pronomina atau kata ganti yaitu sebagai penderita atau sebagai penyerta dari pelaku yang sama. Akan tetapi sebenarnya dalam bahasa Prancis cukup banyak verba diri sendiri yang asli, yaitu verba yang dipakai hanya bersama kata ganti diri. Verba-verba seperti ini dalam bahasa Prancis dikenal dengan julukan les verbes pronominaux.
Perhatikan penjelasan berikut :
Kalimat biasa :
Tu as lavé tes chaussettes (kamu telah membersihkan kaus-kaus kakimu).
Il avait coupé le croissant (dia telah memotong croisan).
J’avais vendu mon vélo (aku telah menjual sepedaku).
Kata kerja pelaku diri sendiri :
Tu t’es lavé (kamu telah mencuci diri )
Il s’était coupé le doigt (dia telah teriris jarinya)
Je m’étais vendu mon vélo (aku telah menjual sendiri sepedaku).
Remarque :
1) Dari 2 kelompok tersebut verba laver, vendre, couper adalah verba-verba biasa. Bila verba tersebut ditambahkan kata ganti diri, maka akan menjadi verba pelaku diri sendiri seperti: se laver, se vendre dan se couper.
2) Dalam kelompok no.2: tu t’es lavé, te disini sebagai kata ganti diri, sedangkan pada il s’était coupé le doigt, se sebagai kata ganti penderita.
3) Ada verba pelaku diri sendiri asli yaitu verba-verba yang harus menggunakan kata ganti diri. Jadi infinitif setiap verbanya harus ditambah se didepan verba, misalnya se laver. Sedangkan se vendre bukanlah infinitif verba pelaku diri sendiri asli sebab se dalam hal ini hanyalah tambahan pada vendre agar verba biasa ini menjadi verba diri sendiri.
Selanjutnya pelajari contoh berikut agar lebih jelas.
se laver
saya mencuci diri - je me lave
kamu mencuci diri - tu te laves
dia (m) mencuci diri - il se lave
dia (f) mencuci diri - elle se lave
kami mencuci diri - nous nous lavons
kalian/anda mencuci diri - vous vous lavez
mereka (m) mencuci diri - ils se lavent
mereka (f) mencuci diri - elles se lavent
Pelajari verba: se laver – mencuci diri (mandi) dengan konyugasi dari présent, impératif, imparfait, futur, infinitif, futur du passé, présent du subjonctif, passé simple, imparfait du subjonctif.
Infinitif se laver - mencuci dir (mandi)
se lavant
lavé
présent
je me lave
tu te lave
il se lave
nous nous lavons
vous vous lavez
ils se lavent
impératif
lave-toi
lavons-nous
lavez-vous
negative :
ne te leve pas
ne nous lavons pas
ne vous lavez pas
imparfait
je me lavais
tu te lavais
il se lavait
nous nous lavions
vous vous laviez
ils se lavaient
futur
je me laverai
tu te laveras
il se lavera
nous nous laverons
vous vous laverez
ils se laveront
conditionnel
je me laverais
tu te laverais
il se laverait
nous nous laverions
vous vous laveriez
ils se laveraient
présent subj.
je me lave
tu te laves
il se lave
nous nous lavions
vous vous laviez
ils se lavent
passé simple
je me lavai
tu te lavas
il se lava
nous nous lavâmes
vous vous lavâtes
ils se lavèrent
imparfait subj.
je me lavasse
tu te lavasses
il se lavât
nous nous lavassions
vous vous lavassiez
ils se lavassent
Aturan :
Verba pelaku diri sendiri dalam bahasa Prancis ditasrifkan dengan verba bantu être.
Contoh :
se tromper
saya telah berbuat kekeliruan - je me suis trompé
kamu telah membuat kesalahan - tu t’es trompé
dia (m) telah berbuat kekeliruan - il s’est trompé
dia (f) telah membuat kesalahan - elle s’est trompée
kami telah berbuat kekeliruan - nous nous sommes trompés
kalian/anda telah membuat kesalahan - vous vous êtes trompés
mereka (m) telah berbuat kekeliruan - ils se sont trompés
mereka (f) telah membuat kesalahan - elles se sont trompées
Tempat kata ganti diri sendiri
Seperti halnya kata ganti orang baik sebagai pelengkap penderita maupun penyerta selalu ditempatkan di depan bangun perseorangan, begitu pula kata ganti pelaku diri sendiri.
Contoh : Yang ditulis dengan huruf miring adalah kata ganti orang
Saya membuat kesalahan – Je me trompe
Saya tidak berbuat kekeliruan – Je ne me trompe pas
Apakah saya membuat kesalahan? – Me trompais-je?
Tidakkah saya membuat kesalahan? – Ne me trompais-je pas?
Akankah kamu berbuat kekeliruan? – Te tromperas-tu?
Tidakkah kamu akan membuat kesalahan? – Ne te tromperas-tu pas?
Kalimat perintah pada verba diri sendiri
Seperti pada kalimat perintah secara umum, untuk membuat kalimat perintah pada kata kerja pelaku diri sendiri pun dengan cara mengambil sebagian kata, yang berasal dari “bentuk-je”, “nous” dan “vous”. Contoh se coucher (=tidur), kalimat positipnya :
se coucher
je me couche - saya tidur
nous nous couchons - kami tidur
vous vous couchez - kamu semua/Anda tidur.
Untuk membuat bentuk perintah dalam kalimat transitif dan intransitif cukup dengan membuang je, nous, vous. Dalam kalimat perintah dengan pelaku reflektif biasanya menggunakan kata ganti orang sebagai pelaku diri. Kata ganti diri ini harus diletakkan di depan bangun perseorangan, kecuali pada kalimat perintah untuk menegaskan. Oleh karena itu, kalimat perintah menegaskan menjadi: couche-toi (tidurlah kamu), couchons-nous (mari kita tidur), couchez-vous (tidurlah kamu semua/Anda). Sementara pada kalimat perintah ingkar, bentuknya: ne te couche pas (janganlah kamu tidur), ne nous couchons pas (janganlah kita tidur), ne vous couchez pas (janganlah kamu semua/Anda tidur).
Attention!
Dalam kalimat perintah pelaku tunggal tidak pernah mengarah kepada diri sendiri, tetapi kepada orang lain. Oleh karenanya kita memakai toi (bentuk menekankan dari te) di belakang bangun perseorangan.
Antara bangun perseorangan dan kata ganti orang yang mempunyai tekanan suara berada dibelakangnya, selalu harus ada sebuah tanda penghubung kecil (-).
Pelajari contoh lain : se lever, se laver, se taire – bangun, mencuci diri, berdiam diri.
se lever
lève-toi ne te lève pas
levons-nous ne nous levons pas
levez-vous ne vous levez pas
lave-toi ne te lave pas
lavons-nous ne nous lavons pas
lavez-vous ne vous lavez pas
tais-toi ne te tais pas
taisons-nous ne nous taisons pas
taisez-vous ne vous taisez pas
Pelajarilah kata kerja diri sendiri asli berikut ini.
se demander - heran, bertanya sendiri
se baigner - mandi
se rappeler - ingat
se souvenir
se taire - berdiam diri, diam
s’en aller - pergi
s’appeler - bernama
s’arrêter - berhenti
s’asseoir - duduk
se battre - bertempur, memukul diri sendiri
se coucher - tidur
s’écrier - berteriak
s’endormir - tertidur
s’enrhumer - terserang selesma
s’éteindre - memadamkan
se fâcher - marah
se mettre à - mulai
se plaindre - mengeluh
se reposer - beristirahat
se réveiller - bangun (dari tidur)
se laver - mencuci diri
se tromper - membuat kesalahan
se hâter - terburu-buru
s’habiller - berpakaian
se blesser - terluka
se défendre - melarang
se rendre - pergi ke (atau menyerah)
se sentir - merasakan
se servir - melayani diri
se coucher - pergi tidur
se lever - bangun ( dari duduk)
se promener - berjalan-jalan.
Verba bantu modal + infinitif pada verba pelaku diri sendiri
Dalam pengertian umum, kata ganti adalah kata yang mengacu kepada benda lain baik orang, hewan atau benda. Secara lengkap pengertian kata ganti seperti pemilikan, penunjuk, penghubung, penanya dan kata ganti akan kami bahas tersendiri. Dalam bahasa Prancis, umumnya kata ganti diletakkan di depan kata kerja atau predikat. Contoh: Je l’ai vu (aku telah melihatnya).
Dalam halaman ini dibahas pula kata kerja bantu modal seperti vouloir (mau); pouvoir (dapat); devoir (mesti); oser (berani); aller (pergi). Kata ganti orang harus diletakkan setelah kata kerja bantu modal, atau di depan infinitif. Contoh :
je veux le voir. – saya mau melihatnya.
je dois vous remercier. – aku harus berterima kasih kepada anda.
Demikian pula jika infinitif mengikuti kata kerja modal, pada verba diri sendiri, kata ganti diri sendiri pun diletakkan di depan infinitif. Contoh :
Je veux me laver - saya mau mencuci diri
tu veux te laver - kamu mau mencuci diri
il veut se laver - dia (m) mau mencuci diri
elle veut se laver - dia (f) mau mencuci diri
nous voulons nous laver - kami mau mencuci diri
vous voulez vous laver - kamu/anda mau mencuci diri
ils veulent se laver - mereka (m) mau mencuci diri
elles veulent se laver - mereka (f) mau mencuci diri
Dan dalam waktu lampau :
J’ai voulu me laver - aku telah mau mencuci diri
tu as voulu te laver - kamu telah mau mencuci diri
il a voulu se laver - dia telah mau mencuci diri
elle a voulu se laver - dia telah mau mencuci diri
nous avons voulu nous laver - kami telah mau mencuci diri
vous avez voulu vous laver - kamu semua/anda telah mau mencuci diri
Waktu lampau infinitif pelaku diri sendiri
Untuk membuat kalimat “waktu sudah selesai dikerjakan” pada verba pelaku sendiri dengan bantuan verba être. Sehingga bila Anda menggunakan verba avoir, kalimat tersebut bukanlah berstatus kalimat pelaku diri sendiri lagi, melainkan telah menjadi kalimat positip biasa. Perhatikan contoh berikut.
Après s’être assis - sesudah duduk
Après s’être reposé - sesudah beristirahat
Après s’être amusé - sesudah mendapat hiburan
Participe passé pada verba diri berkaitan dengan status kelamin, jumlah kata benda atau kata ganti orang sebagai subjek. Exemples :
Après nous être reposé une heure, nous avons repris notre travail (Sesudah istirahat 1 jam, kami mulai lagi mengerjakan pekerjaan kami).
Avant de m’être habiller, j’ai fait le ménage (Sebelum berpakaian, aku telah mengerjakan pekerjaan rumah tangga).
Kata bagian masa lampau dari verba diri sendiri
Di atas telah disebutkan bahwa verba bantu pada verba pelaku diri sendiri adalah être. Kata ganti pelaku diri sendiri dalam kalimat bisa :
1. tidak mempunyai fungsi;
2. mempunyai fungsi sebagai pelengkap penderita;
3. mempunyai fungsi sebagai pelengkap penyerta.
Kata bagian masa lampau dari verba pelaku diri sendiri dimana kata ganti dirinya tidak punya fungsi, mengikuti aturan verba yang dikonyugasikan dengan être. Contoh:
Elle s’est promenée.
Kata bagian masa lampau dari verba pelaku diri sendiri dimana kata ganti dirinya berfungsi sebagai pelengkap penderita/penyerta, mengikuti aturan verba dikonyugasikan dengan avoir :
a. Ils se sont lavés.
b. Elles se sont écrit des lettres.
c. Les lettres qu’elles se sont écrites.
Dalam kalimat a, se adalah pelengkap penderita. Pada b, se adalah pelengkap penyerta, sedangkan pada c, qu’ adalah pelengkap penderita dan mengulang les lettres.
►