Lafal gabungan vokal/konsonan
Gabungan huruf gn, ng
Kombinasi g + n diucapkan seperti [ny] pada kata Espagne [espanye] - Spanyol); Allemagne [allemanye] - Jerman), gagner [ganyee] - menghasilkan), la ligne [linye] - garis), la montagne [mongtannye] - gunung. n + g pada manger (makan) diucapkan [mangzyee], le mensonge (bohong), le singe (kera), le linge (kain lena), un ange (bidadari). G dilafalkan seperti zy, seperti seolah-olah dia mengikuti huruf hidup. (Ini umumnya suatu e).

Gabungan huruf il, ill
Huruf il, ill, harus diucapkan dengan 2 cara [y] dan [il].
travailler [travayee] ville [vil]
Lafal [il] pada kata-kata: la ville (kota), le village (desa), mille (ribu), le millier (ribuan), tranquille (tenang). Lafal [y] pada kata-kata kerja: éveiller (bangun), habiller (berpakaian). Juga kata benda dan kata sifat: la bouteille (botol); vieille (tua).

Gabungan huruf ble, bre, tre
Kata berakhiran – ble, - bre, - tre, e nya hampir tidak  diucapkan. Contoh: table [tabl’] - meja; Septembre [septangbr’] - September; maître dibaca meetr’  (guru/majikan/ tuan tanah).

Pemahaman
Huruf mati (Les Voyelle)
Huruf hidup seperti (a, e, i. u dan o), dan selebihnya gabungan 2 suara ( ou, eeu, ooi) merupakan huruf mati. Pada saat pengucapan huruf hidup, udara dikeluarkan secara bebas. Cobalah sebutkan a, sedangkan saat pengucapan huruf mati, udara keluar tidak lancar (bebas) dan pita suara terasa bergetar ketika melewati kerongkongan.

Huruf bersuara/tidak
Dalam bahasa Prancis, Anda harus mengetahui secara tepat mana huruf mati yang punya suara dan huruf-huruf mati tidak punya suara. Pada waktu mengucapkan b, ban suara bergetar. Oleh karena itu b ini disebut sebagai huruf mati yang bersuara atau huruf mati lembut.  Bila diucapkan p, ban suara tidak ikut bergetar. Ini kita sebut p huruf mati tidak bersuara atau huruf mati tajam.
Huruf mati penutup
Huruf mati penutup yaitu huruf mati terletak paling ujung dari kata. Pelajarilah aturan lafal seperti dibawah.

Huruf mati penutup (=huruf mati di akhir sebuah kata) dalam bahasa Prancis lazimnya tidak diucapkan!
Contoh :
chat [sya] t tidak diucapkan.
pas [pa]        s tidak diucapkan.
bon [bõ]         n tidak diucapkan.
nations [natiõ] baik n maupun s tidak diucapkan.
continent [kõtinã] baik n maupun t tidak diucapkan.
est [è ] baik s maupun t tidak diucapkan.

Ada beberapa peraturan  lain :
s, x, z sebagai huruf mati penutup hampir tidak diucapkan. Misal : nations, habitants, vieux, avez etc. s sebagai huruf mati penutup, harus kita lafalkan jika kata berikutnya diawali dengan sebuah huruf hidup – lalu dia harus kita ucapkan seperti [z]. Umpama: nous avons  [nuzavõ]; vous avez [vuzavee].

Bila terdapat huruf s ganda, kita harus melafalkannya seperti huruf s yang tajam. Misal : dessert [dees-ser].

c sebagai huruf mati penutup, terkadang harus diucapkan kadang tidak. Misalnya :

duc (m) [duuk] – bangsawan   tabac (m) [taba] – tembakau
sac (m) [sak] – karung        franc (m) [frã] – frank
banc (m) [bã] – bangku        cognac (m) [konyak] – cognac

r sebagai huruf mati penutup lazimnya diucapkan.
r penutup tidak diucapkan pada infinitif (seluruh verba) akhiran – er:
donner [donnee] - memberi (kan)
fumer [fumee] - merokok
Umumnya juga tidak pada kata sifat akhiran – er:
léger [leezyee] - ringan
premier [premyee] - pertama
r penutup diucapkan pada infinitif akhiran – ir dan – oir:
finir [finir] - berakhir, habis
devoir [devwaar] - harus

l dan f sebagai huruf mati penutup umumnya dilafalkan:
bal (m) [bal] - bola
col (m) [kol] - krah
neuf [neuf] - sembilan, baru

Huruf s
Secara normal lafal s dalam bahasa Prancis lebih tajam dan lebih bertenaga dari pada bahasa Indonesia. Harus diucapkan seperti z, jika terletak antara 2 huruf hidup.
Contoh :
le Brésil [breezil] – Brazil, la rose [ro:ze] – bunga ros, la cuisine [kwizin] – dapur, cara membuat masakan. Pun dalam penyambungan (verbinding)  liaison : les amis [lèzami], nous avons [nuzavõ].

E tidak bersuara
E tidak bersuara - > e penutup pada umumnya tidak diucapkan. Contoh comme (=seperti). Jadi pelajarilah aturan:
‘e yang tidak bersuara’ tidak pernah mendapat tekanan. Umpamanya : patronne, brune, une, bonne : [patron], [brun], [uun], [bon].
Pengecualian :
Namun adakalanya “e tidak bersuara” harus diucapkan bersama huruf-huruf didepannya. Misalnya arbre (pohon), suara rbr tetap dipertahankan.

Sama halnya :
maître (m) [mè:tre] - majikan, guru, tuan tanah
tendre [tãdre] - lembut, lunak
capable [kapable] - ahli
e tidak bersuara dilafalkan pula bila diawali dengan huruf mati bersuara (v, z, d, g).
brave [bra:ve] - berani     
douze [du:ze] - duabelas
malade [mala:de] - sakit
garage (m)  [gara:zye] - garasi
Perhatikan!
Kata-kata capable dan tendre, tidak boleh diucapkan seperti seolah-olah berada antara b dan r atau antara d dan r ([kapabel, tãder]). Lafal yang benar yaitu ([kapa:ble, tã:dre]).  Jadi bukan dilafalkan seperti bahasa Inggeris meskipun ejaan dari katanya sama. Hindarilah kekeliruan seperti ini!

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © Kuasai Bahasa Prancis - Blogger Templates - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -