La liaison
Kapan tidak boleh liaison? Liaison terjadi dalam pengucapan, bila 2 kata harus digabungkan pengucapan menjadi 1 suara. Misalnya :

les hommes [lezom], dimana suara s di depan h yang tidak bersuara berubah menjadi z; sedangkan s penutup tidak boleh diucapkan.

nous avons [nuzavõ] dimana õ adalah suara sengau, terdengar seperti -ong dalam bahasa Indonesia, huruf s penutup tidak boleh diucapkan.

vous avez [vuzavee], s di depan a berubah bunyi menjadi z. Sedangkan z penutup tidak dilafalkan.

ils ont [ilzong], s di didepan o menjadi z. t penutup dalam hal ini tidak dilafalkan. Demikian pula ont-ils [õtil], s penutup tidak diucapkan.

il est [ilè], bunyi è seperti e pada kata enak, eyang. t penutup ini juga tidak disuarakan. Tetapi pada est-il? [è-til?], t di sini harus dilafalkan.

Liaison pada dasarnya berfungsi sebagai alat bagi kelompok kata dan membuat menjadi kesatuan bunyi. Juga liaison berguna untuk mempercepat pengucapan.
Liaison hanya pada kata berkaitan dekat:

1) Kata sandang, kata bilangan, kata ganti milik dan diikuti oleh kata benda atau kata sifat:
les hommes, les amies [lezom], [lezami]
six heures, quarante ouvriers [sizeur], [karãtuvriee]
nos amis                  [nozami]

2) Kata sifat dan diikuti oleh kata benda seperti:
de bons amis [bõzami]
grande usine [grãduzin]
hauts arbres [o:tzarbre]

3) Kata benda dan diikuti oleh kata sifat, hanya dalam jamak:
verbes irréguliers [verbe zireeguliee]

4) Kata ganti orang dan bangun perseorangan:
ils ont [ilzõ]
achètent-ils? [asyet til?]

5) Pengingkaran dan kata berikutnya:
On n’est pas arrivé. [õ nè pa zarivee]
N’ont-ils pas une maison? [nõ til pa zun mè zõ]?
Huruf s sebagai huruf mati penutup, bila diikuti huruf hidup,  harus kita ucapkan seperti z. Demikian pula huruf d penutup atau diujung kata terjadi perubahan bunyi, jika kata yang mengikutinya diawali huruf hidup tertentu atau h-bisu.

        Liaison d penutup diucapkan seperti t

un grand arbre [ũ grãtabre] - sebuah pohon besar.
un grand homme [ũ grãtom] - seorang pria besar

Perhatikan : huruf mati d berubah bunyi menjadi bunyi t.
Sebaliknya:
une grande affaire [uun grãdafèr] – sebuah urusan besar
une grande horloge [uun grãdorlozye] – suatu jam besar.
Perhatikan : huruf mati d tidak berubah bunyi.

Tidak boleh liaison
Namun tidak semua huruf mati penutup terjadi liaison, ada pengecualiannya yaitu bila :
Subjeknya adalah kata benda dan bangun perseorangan;
Contoh : Les garçons / ont un velo.

Tidak disambung ucapannya: les garçons dengan bangun perseorangan  ont.
Terdapat kata sambung et (=dan) dan kata yang mengikutinya.
Contoh : et / il; et / elle.

Terdapat sebuah huruf mati penutup dan “h tidak berubah”:
la Hollande
les  Hollandais

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © Kuasai Bahasa Prancis - Blogger Templates - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -