Verba-verba beraturan (les verbes réguliers)
Anda telah
memahami verba
dengan konyugasi tak beraturan seperti avoir dan être. Berikut ini bahasan
akan diteruskan kepada verba-verba yang beraturan.
Pada
dasarnya, seluruh verba dalam bahasa Prancis dapat dikelompokkan menjadi 4 grup besar yaitu: Verba-verba dengan akhiran – er; (2) Verba-verba berakhiran – ir; (3)
Verba-verba berakhiran – re; dan (4) Verba-verba berakhiran – oir.
Kelompok pertama yaitu golongan verba dengan akhiran – er termasuk
kelompok terbesar dan jumlahnya mencapai
4000 verba (Van Bellen, Franse Spraakkunst voor iedereen) atau 90% dari seluruh verba. Jumlah ini akan terus bertambah sebab semua pembentukan
verba baru dimasukkan kedalam kelompok pertama ini. Sementara kelompok kedua –
ir seperti finir (menyelesaikan) harus disisipkan – iss, yang jumlahnya
berkisar 300 verba, dan sisanya kira-kira 140 verba yang memiliki akhiran – ir,
- oir, - re, ada yang beraturan dan ada pula yang tidak.
Berikut ini konyugasi verba-verba yang beraturan dengan akhiran – er: parler
dan semua verba berakhiran – er kecuali aller, envoyer, dan verba-verba berubah
suara.
1)
parler – berbicara,
bergaul
je parle - saya berbicara
Tu
parles - kamu berbicara
Il/elle
parle - dia (m)/(f) berbicara
Nous
parlons -
kami/kita berbicara
Vous
parlez - kamu semua/Anda berbicara
Ils/elles
parlent - mereka berbicara
Di sini
parler [baca: parlee] berarti berbicara. Huruf r akhir kata, tidak diucapkan.
Pendek kata, sebagian besar verba-verba beraturan dengan akhiran - er, huruf r
di akhir kata selalu tidak diucapkan!.
Dalam
setiap tasrif parler di atas, selalu ada parl-. Parl- inilah yang
dinamai akar dari verba parler. Huruf dengan cetakan miring merupakan
akhiran (suffiks).
Remarque :
je
parle, tu parles, il/elle parle, ils/elles parlent → tidak mengakibatkan
perrbedaan lafal. Semuanya diucapkan seperti : (parl).
Berikut
ini verba-verba yang sama konyugasinya dengan parler. Susunlah sendiri
konyugasi semua verba tersebut dan pahamilah artinya.
chanter – menyanyi danser
- berdansa
entrer – masuk chercher - mencari
jouer – bermain porter - membawa
demander – bertanya rester - tinggal
frapper – memukul tomber - jatuh
fermer – menutup trouver - menemukan
penser – berpikir aider - menolong
quitter – meninggalkan inviter - mengundang
réparer – membetulkan sauter – meloncat.
travailler - bekerja
Attention!
Verba-verba
yang diawali dengan sebuah huruf hidup, untuk subjek orang pertama tunggal (je)
berubah menjadi j’. Contoh : J’aide (saya menolong). Demikian pula pada pelaku
lain, verba seperti ini akan menimbulkan ‘sambungan’ lafal, dimana suara s akan
menjadi z pada nous, vous, ils dan elles, sehingga harus dibaca: nous aidons
(nuzedõ), vous aidez (vuzedee), ils aident
(ilze:d).
2)
donner – memberi (kan)
Pada
verba beraturan yang kedua ini, berturut-turut dibahas bentuk waktu kini,
bentuk ingkar, bentuk bertanya dan bentuk bertanya ingkar. Pelajarilah
konyugasinya.
Je donne –
saya memberi (kan) dstnya.
Tu
donnes
Il
donne
Elle
donne
Nous
donnons
Vous
donnez
Ils
donnent
Elles
donnent
Je
ne donne pas - saya tidak memberi (kan) dst.
Tu ne
donnes pas
Il ne
donne pas
Elle
ne donne pas
Nous
ne donnons pas
Vous
ne donnez pas
Ils ne
donnent pas
Elles
ne donnent pas
donné-je? - apakah saya memberi (kan) ? dst.
donnes-tu?
donne-t-il?
donne-t-elle?
donnons-nous?
donnez-vous?
donnent-ils?
donnent-elles?
ne
donne-je pas? - apakah saya tidak memberi (kan) ?
ne
donnes-tu pas?
ne
donne-t-il pas?
ne
donne-t-elle pas?
ne
donnons-nous pas?
ne
donnez-vous pas?
ne
donnent-ils pas?
ne
donnent-elles pas?
Remarque
Bentuk
bertanya: donné-je? pada donne dalam hal ini mendapat sebuah accent
aigu. Anda bisa juga membuat kalimat bertanya dengan rumus: est-ce que.
Ini sangat lazim dipraktikkan orang.
Est-ce
que je donne? Est-ce que je ne donne
pas?