Selain menggunakan bentuk présent du subjonctif, bahasa Prancis mengenal pula imparfait du subjonctif yang sepadan dalam bahasa Inggeris imperfect subjunctive. Contoh :

1). Serait-il possible qu’on fit ce détour? – Mungkinkah orang melakukan putaran itu?
2). Papa craignait qu’on arrivât trop tard. - Ayah takut bahwa kami terlambat datang.

Imparfait du subjonctif dalam bahasa percakapan diganti dengan présent du subjonctif (lihat halaman-halaman sebelum ini). Hanya orang ketiga tunggal dan jamak yang dipakai; lebih jauh orang menjumpai waktu ini terutama dalam buku-buku dan pidato resmi.

Bagaimana membuat bentuk-bentuk imparfait du subjonctif?
Bentuk ini berasal dari orang kedua tunggal dari passé simple.

Ini berlaku baik untuk kata kerja beraturan maupun tak beraturan. Setelah diambil “bentuk-tu” dari passé simple, maka selanjutnya ditambahkan akhiran – se, - ses, - ˆt, - sions, - siez, - sent dibelakang “bentuk-tu” itu. Contoh pembentukannya dapat anda lihat dibawah ini.

Contoh :
infinitif passé simple imparfait du subjonctif   
donner tu donnes que je donnas    se
que tu donnas ses
qu’il donnâ t
qu’elle donnâ t
que nous donnas sions
que vous donnas siez
qu’ils donnas sent
qu’elles donnas sent
Remarque
1). Pada il/elle, s dari “bentuk-tu” dihilangkan. Ada accent circonflexe didepan akhiran –t.
2). Sebagian besar bentuk imparfai du subjonctif adalah orang ketiga tunggal.
3). Ayah takut bila orang tidak datang. Di sini menyatakan bahwa :

a. on dapat dipakai sebagai pengganti nous!;
b. sebuah imparfait du subjonctif dapat diterjemahkan dengan “akan/telah akan”.

Penggantian imparfait du subjonctif
Untuk maksud “kemerduan bunyi”, imparfait du subjonctif ini seringkali diganti menjadi bentuk présent du subjonctif. Jadi Anda boleh menulis:

On voulait que je travaille sebagai ganti on voulait que je travaillasse.
Ils craignaient qu’ils n’arrivent pas à temps menggantikan: ils craignaient qu’ils n’arrivassent pas à temps.
Namun bila tetap ingin menghindari bentuk subjonctif, orang lebih suka mengganti dengan kalimat bebas melalui konstruksi infinitif. (Di sini umumnya subjek dari kalimat pokok sama dengan anak kalimat). Contoh:
Ils craignaient qu’ils n’arrivassent pas à temps.
Ils craignaient de ne pas arriver à temps.
Contoh lain :
Ils voulaient qu’ils eussent le premier prix (eussent, imparfait du subjonctif dari avoir).
Ils voulaient avoir le premier prix.

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © Kuasai Bahasa Prancis - Blogger Templates - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -