Kata benda (le nom)

Nomina yakni kata-kata yang mengacu kepada sesuatu benda (konkret atau abstrak). Ini berarti kata benda tidak lain dari benda yang diacunya sehingga kata benda dapat berfungsi sebagai pelaku, objek, atau pelengkap dalam kalimat tertentu. Dalam hal ini sebenarnya yang harus Anda perhatikan adalah aturan-aturan  dalam bentuk jamak. Bentuk jamak dalam bahasa Prancis, hampir sama dengan bahasa Inggris yaitu secara umum hanya membubuhkan huruf s dibelakang bentuk tunggal dari kata benda tersebut. Namun ini pun tentu ada pengecualiannya.

Apa itu (qu’est-ce que c’est?)

Apabila Anda ingin tahu nama sesuatu benda dalam bahasa Prancis, Anda dapat menunjuk benda tersebut sambil mengatakan Qu’est-ce que c’est? [kèskesè]– Barang (benda) apakah itu? Jika orang bertanya kepada kita atau kita bertanya kepada seseorang dengan kalimat bertanya seperti itu, maka jawaban kita atau seseorang: C’est une maison, une pomme, une auto, etc. - Itu (adalah) sebuah rumah, sebuah apel, sebuah mobil, dan lain sebagainya.

Sebaliknya bila orang ingin menyatakan atau menunjukkan sesuatu kepada orang lain dapat menggunakan kata Voici atau Voilà. Voici berasal dari singkatan kata vois ici (di sini ada, lihat sini) dan voilà berasal dari vois là (di sana ada, lihat sana). Umpama: Voici une auto (Ini sebuah mobil); voilà une pomme (Itu sebuah apel); atau voici un livre (di sini sebuah buku) dan lain sebagainya.

Pembentukan nomina betina (féminin)
Dalam bahasa Prancis untuk membuat kata benda jantan menjadi betina umumnya cukup dengan menambah huruf e dibelakang kata benda jantan. Misalnya :
un ami (kawan laki-laki) – une amie (kawan perempuan)
un ennemi (musuh laki-laki) – une ennemie (musuh perempuan)
le marchand (pedagang laki-laki) – la marchande (pedagang perempuan)
un français (laki-laki Prancis) – une française (perempuan Prancis)
Paul (nama laki-laki) – Paule (nama perempuan)
Andre (nama laki-laki) – Andrée (nama perempuan)

Kecuali :
Henri (nama laki-laki) – Henriette (nama perempuan)
Adolphe (nama laki-laki) – Adolphine (nama perempuan)
Jean (nama laki-laki) – Jeanne (nama perempuan).

Attention!
1) Nomina tunggal jantan berakhiran e, bentuk betinanya sama seperti jantan. Umpama: un aide (pembantu lelaki) – une aide (pembantu perempuan), un élève (murid lelaki) – une élève (murid perempuan), un malade (pasien lelaki), une malade (pasien perempuan).

2) Nomina tunggal jantan berakhiran f, menjadi –ve dalam betina: un veuf (duda) – une veuve (janda).

3) Tunggal jantan akhiran er, menjadi – ère: le premier – la première (pertama), le berger (gembala lelaki) – la bergère (gembala perempuan).

4) Jantan tunggal akhiran – x, menjadi – se dalam betina: un paresseux (pemalas lelaki) – une paresseuse (pemalas perempuan), un époux (suami) – une épouse (isteri).

5) Tunggal jantan akhiran – an, - en, - on, betinanya menjadi  – anne, - enne, - onne:
un paysan – une paysanne (petani perempuan, orang desa)
un lycéen  – une lycéenne (siswi sekolah di Prancis)
le baron – la baronne (baron).

6) Kata-kata akhiran – eur seperti: le vendeur – la vendeuse (perempuan pedagang), le danseur  – la danseuse (perempuan penari), le trompeur  – la trompeuse (perempuan penipu). Namun pada kata lain menjadi – rice: le directeur – la directrice (direktris), le conducteur – la conductrice (kondektris), l’inspecteur – l’inspectrice (inspektris).

7) Beberapa nomina memiliki bentuk betina yang berbeda dengan jantan :
le mari (suami) - la femme (isteri)
le neveu (kemanakan lelaki) - la nièce (kemanakan perempuan)
le roi (raja)             - la reine (ratu)
l’empereur (kaisar)         - l’impératrice (maharani).

8) Dengan suffiks – esse, dapat dibuat bentuk betina dari jantan:
le prince – pangeran, raja la princesse – ratu, puteri raja
le duc – bangsawan         la duchesse – bangsawan (isteri)
le tigre – harimau la tigresse – harimau (betina)
le maître – guru, majikan, la maîtresse – guru, majikan (f)
l’âne – keledai l’ânesse – keledai betina

9) Beberapa nomina bertindak sebagai jantan atau betina, namun maknanya beda :
le livre – buku la livre – pond (1/2 kg.)
le poële – kompor la poële – penggorengan
le tour – putaran, darmawisata la tour – menara
la page – halaman le page – pengikut setia
le vase – jambangan la vase – lumpur
le somme – tidur sebentar la somme – jumlah (uang)
le poste – pesawat, pos la poste – kantor pos
la manche – lengan pakaian le manche – tangkai

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © Kuasai Bahasa Prancis - Blogger Templates - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -